LiputanKami.com, Palembang : Medali emas dan perak kembali dipersembahkan cabang panjat tebing nomor Lead di Venue Panjat Tebing, Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatra Selatan, rabu (16/11) sore. Lewat dua atlet panjat tebing putra, Amri dan Nurmansyah Putra Kahir, panjat tebing mengawinkan emas sekaligus perak. Sehari sebelumnya lewat Wilda Baco Ahmad dan Ilmawati Labanu, nomor ini juga merebut emas dan perak.
Sebenarnya dalam final, nilai yang diperoleh Amri tidak sebaik saat babak kualifikasi. Dalam kualifikasi Amri berhasil mencapai top, atau memperoleh nilai dengan melewati semua pin yang harus dilewati. Di final Amri mencatat nilai tertinggi 53 poin,sedangkan Nurmansyah peraih medali perak yang juga putra Indonesia dengan nilai 49 poin. Tempat ketiga diduduki atlet Malaysia Zul Fadzli Shafiee dengan nilai 42-.
Sepertinya para pendaki agak sulit menapaki trek. Karena jalur yang digunakan dalam final berbeda dengan kualifikasi. Dalam babak penentu ini, trek dibuat naik, kemudian miring menanjak, lalu pendaki harus berhadapan dengan vertikal wall untuk mencapai horisontal wall sebelum mencapai top.
Meski sulit, Amri mencapai pijakan tertinggi di wall yang dipertandingkan. Dari delapan finalis yang berlaga, hanya Amri yang hampir mencapai Top. Sedangkan posisi yang dicetak Nurmansyah terpaut empat pin pijakan peraih emas.
Perolehan emas dan perak ini menambah jumlah medali bagi Tim Merah Putih. Hingga hari ini,Indonesia menempati posisi teratas dalam cabang ini, denganlima emas dan tiga perak. Tempat kedua, Filipina dengan satu emas. Singapura menduduki posisi ketiga dengan satu perak dan tiga perunggu.(ABI)
Sumber : Liputan6.com