LiputanKami.com - Tiga peretas (hacker) mengaku mereka telah membobol PlayBook agar mendapat root access ke perangkat tersebut. Aksi mereka dapat merusak reputasi Research in Motion (RIM) dalam menjaga sistem keamanan komputer tablet buatan mereka.
Root access berarti pengguna memiliki izin untuk mengganti file atau program apapun pada komputer tablet PlayBook dan mengontrol fungsi peranti lunak (hardware). Pihak RIM merespon tindakan para peretas dengan menginvestigasi kasus tersebut.
Jika benar terjadi pembobolan, mereka akan merilis solusi untuk menambal kebocoran. Tiga hacker yang mengaku sebagai xpvqs, neuralic dan Chris Wade itu berencana merilis hasil jailbreak mereka pada minggu ini lewat perantiyang disebut DingleBerry.
Dalam video yang diposting di YouTube, Wade memperlihatkan bagaimana DingleBerry mengijinkan PlayBook untuk mengakses layanan video internet Hulu yang saat ini tidak tersedia di PlayBook. Peranti lunak iOS dan Android rentan terhadap serangan peretas dan telah berkali-kali diserang oleh pengguna yang ingin menjalankan program yang belum diotorisasi pihak Apple dan Google.
Ketimbang iOS dan Android, peranti lunak milik RIM jarang dibobol. PlayBook menjalankan sistem operasi yang berbeda dengan smartphoneBlackBerry. Namun, sistem QNX akan digabungkan dengan BlackBerry mulai tahun depan.
Pada Juli 2011, PlayBook merupakan komputer tablet pertama yang mendapatkan sertifikasi keamanan dan digunakan di kalangan pemerintah Amerika Serikat. (Reuters/Noy/X-13)
sumber : mediaindonesia