Meski sedang tersandung kasus rasis, namun John Terry menegaskan bahwa ia tak akan melepas jabatannya sebagai kapten timnas Inggris.
LiputanKami.com - PSSI-nya Inggris (FA) berencana mencopot ban kapten Terry jika bek kepunyaan Chelsea itu terbukti melakukan aksi rasis pada Anton Ferdinand. Seperti yang dikabarkan sebelumnya, Terry ditengarai melontarkan kalimat rasis pada adik Rio Ferdinand itu saat The Blues kontra QPR, Oktober lalu.
Namun, Terry sendiri tak gentar menghadapi ancaman tersebut. "Tidak, saya tidak akan mundur. Itu (menjadi kapten Inggris) adalah sesuatu yang sangat saya impikan sejak kecil," tegas lelaki berusia 30 tahun itu pada ITV1.
"Ketika saya berumur empat atau lima tahun, saya selalu menonton pertandingan Inggris dan saya selalu bermimpi berada di sana. Saya bekerja sangat keras untuk sampai ke sini. Saya sangat bersemangat, sangat percaya diri, dan sangat bangga menjadi kapten Inggris," sambungnya.
Ini bukanlah kali pertama Terry mendapat sorotan dari Asosiasi Sepakbola Inggris. Sebelumnya, bek berusia 30 tahun itu juga pernah tersandung skandal perselingkuhan dan pihak FA sempat mencopot ban kapten dari lengannnya, namun dikembalikan lagi.
Di luar masalah kasus rasis, Terry memuji para punggawa Three Lions yang berhasil menang tipis atas Swedia 1-0, Rabu (16/11) dinihari WIB. Dalam laga yang berlangsung di Wembley Stadium itu, gol semata wayang Inggris dicetak oleh Gareth Barry di menit ke-22.
"Hasil yang kami dapatkan malam ini sangatlah penting. Kami menjalani dua partai hebat dan kami senang atas kemenangan keduanya. Hal ini sangat menyenangkan karena kami tak terkalahkan sepanjang tahun dan catatan melawan Swedia telah berlangsung terlalu lama. Hasil ini baik untuk melangkah ke tahap selanjutnya," tukas Terry.
Sumber : BolaNews.com